Lelaki Terindah

Lelaki_terindahJudul buku: Lelaki Terindah
Pengarang: Andrei Aksana
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: III, Mei 2006
Ukuran: 14 x 21 cm,224 halaman
Dibeli: Padang Books Fair 11 Nov 2007

 Cinta Rasa Beda

CINTA itu universal. Kepada siapa saja, cinta itu bisa tumbuh dan bersemi tanpa mengenal usia, asal-usul ras, suku dan agama. Cinta tak melulu untuk pacar, tapi juga untuk orang-orang terdekat kita seperti keluarga, sanak saudara, sahabat dan teman. Kadar dan wujudnya saja yang berbeda.

Tapi bagaimana jadinya bila cinta itu tumbuh dan percintaan tersebut dilakukan oleh orang yang berkelamin sama atau sejenis? Tentu saja akan memunculkan tentangan keras, terlebih dalam masyarakat yang masih mengagungkan norma dan nilai sosial, terutama nilai agama. Maka jadilah itu sebagai cinta terlarang yang takkan pernah dapat diterima dan dibiarkan berkembang atas nama dalih apapun. Tak satupun agama di muka bumi yang merestui hubungan haram ini.

Homoseksual sesama pria (gay) atau wanita (lesbian) jelas dianggap sebagai orientasi seksual yang menyimpang. Maka jangan heran pelakunya selalu berusaha menyembunyikan perasaan mereka dan tak pernah berani memperlihatkan kelainan mereka ini. Memang ada di sejumlah negara yang “merestui” hubungan itu dan bahkan membolehkan para pasangan sejenis ini untuk menikah, tapi untuk di Indonesia yang masih memegang teguh adat ketimuran, tidak akan pernah ada restu buat mereka.

Psikologis sosial itulah yang harus dihadapi Rafky dan Valent, tokoh utama novel “Lelaki Terindah” karya Andrei Aksana ini. Mereka terpaksa menyembunyikan cinta mereka dan bercinta dengan diam-diam. Hingga akhirnya terungkap juga lantaran mereka dihadapkan pada sebuah pilihan untuk meneruskan hubungan dengan pasangan wanitanya atau tetap melanjutkan cinta terlarang antara mereka berdua. Hati tak bisa didustai, walau apapun konsekuensinya.

Bukan cuma Mama yang akan menghalangi kita bersatu. Masyarakat, norma, dan hukum juga. Padahal apa salah kita? Kita tidak minta dilahirkan begini, bukan?” (hal. 194)

Ucapan Valent kepada Rafky itu menegaskan betapa besarnya penghalang yang akan mereka hadapi untuk tetap mempertahankan rasa mereka berdua. Tapi, cinta memang buta. Mereka tetap kukuh dengan perasaan cinta yang bersemayam di dada masing-masing.

Tumbuhnya cinta antara makhluk sejenis ini, diawali dengan pertemuan mereka ketika sama-sama terbang ke Thailand untuk menikmati liburan. Rafky terpesona kepada Valent dan begitu juga sebaliknya. Di Thailand mereka menginap di hotel yang sama dan berwisata berdua ke objek wisata setempat. Di sinilah cinta itu semakin tumbuh. Ada rasa yang berbeda begitu mereka satu sama lain menyadari bahwa mereka saling membutuhkan, saling melengkapi, dan merasakan bahwa rasa itu benar-benar berbeda dengan rasa yang mereka dapatkan dari pasangan masing-masing.Termasuk sensasi rasa ketika mereka bercinta.

Ketika kembali ke Indonesia, mereka dihadapkan dengan kenyataan bahwa cinta mereka ini benar-benar terlarang dan tak satupun alasan yang akan bisa membenarkan perasaan mereka itu. Diam-diam mereka terpaksa berhubungan yang justru membuat mereka terluka karena telah mendustai hati dan orang-orang yang mereka cintai. Maka gemparlah orang-orang terdekat mereka di saat mereka jujur mengungkapkan apa adanya.

Di sinilah kelihaian Andrei Aksana membangun konflik dan menyelesaikannya dengan cara mengobok-obok perasaan pembaca yang pasti terpecah antara dapat menerima dan menentang percintaan serupa ini. Pengarang yang disebut the singing author ini dengan cantik dan puitis sekali menyajikan percintaan tak lazim itu dengan menyampirkan pula puisi-puisi yang kuat bahasanya dan mengena. Seakan itulah isi hati yang tak pernah bisa didustai.

Cucu dari pujangga Armijn Pane dan Sanoesi Pane ini berhasil membawa hanyut perasaan pembaca di tengah penolakan bathin yang pasti ada, terutama dari pembaca pria yang tak bisa membayangkan kalau seandainya cinta seperti ini menjangkiti mereka, termasuk saya. Betapa susah memang merasakan rasa yang berbeda itu walaupun ini hanya sekedar cerita. Entah bagaimana pula dengan pembaca wanita.

Namun bagaimana pun, novel karya Andrei ini ternyata mendapat apresiasi cukup luas, sehingga oleh penerbitnya dilabeli best seller dan telah beberapa kali cetak serta dianggap sebagai master piece Andrei di luar karya-karyanya yang lain yang sangat patut dibaca oleh siapa saja. (max)

Iklan

One thought on “Lelaki Terindah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s