Muhammad, Lelaki Penggenggam Hujan

Buku muhammadJudul buku: Muhammad, Lelaki Penggenggam Hujan
Pengarang: Tasaro GK
Penerbit: PT Bentang Pustaka
Cetakan: I, Maret 2010
Ukuran: 16 x 23,5 cm, 546 halaman

 

Muhammad yang Merindukan

ADALAH sebuah keberanian bagi Tasaro GK untuk membuat novel ini. Karena, kalau sempat tergelincir sedikit saja, dia bisa saja dihujat umat Islam yang sangat mengagungkan Nabi Muhammad SAW yang kisahnya “diretas kembali” oleh Tasaro dalam bentuk novel biografi ini.

Tasaro bukan tak menyadari hal itu. Terlebih ibunya, Umi Dariyah juga mengkhawatirkan hal ini. Namun Tasaro sudah menyiapkan jawabannya, “Ibu, jika kelak ada orang yang salah paham dengan terbitnya buku ini, aku yakin itu terjadi karena mereka mencintai Kanjeng Rasul. Dan, percayalah Ibu, aku menulis buku ini disebabkan alasan yang sama.”

Proses pembuatan novel ini, seperti diakui Tasaro, tidaklah mudah. Karena menurut dia, menuliskan kisah Muhammad SAW bukan sekadar mengumpulkan sudut pandang Haikal, Martin Lings, Tariq Ramadhan, Karen Armstrong, Ibun Hisyam, dan para penulis yang memahat namanya pada dinding sejarah Muhammad. Lebih dari itu, ada campur tangan-Nya dalam bentuk jejaring hidup, yang mengantarkan pria yang pernah sebagai jurnalis di Radar Bogor dan Radar Bandung ini, menulis kisah manusia agung itu.

Kekuatan spritual mendekapnya, di tengah kesadaran bahwa dirinya bukanlah seorang muslim yang taat di jalan-Nya. Hidayah itu, dari campur tangan itu, yang melahirkan jejaring spritual itu, novel ini akhirnya lahir dengan kehati-hatian karena harus minim dari kesalahan. Dan Tasaro berhasil. Berhasil dalam mengisahkan dari kacamata berbeda, point of view yang lain, untuk menceritakan kisah Rasulullah ini.

Cerita yang dipaparkan Tasaro ini, mengangkat tentang kenabian Muhammad yang diramalkan seluruh kitab suci agama-agama yang ada di dunia. Tentang kehadirannya yang menjadi Rahmatan lil Alamiin bagi seluruh umat manusia, tentang perjuangan hidupnya menyebarkan keesaan Allah, tentang kerinduan banyak orang atas sosoknya yang begitu terpuji.

Kisah dituturkan dari beberapa angle yang mengantarkan pada benang merah bahwa tak perlu diragukan lagi kenabian Muhammad dari sudut pandang agama manapun. Ketidakraguan atas kehadirannya itu, digambarkan Tasaro melalui kisah tokoh Kashva dari Persia yang mencoba membuka rahasia di balik ramalan-ramalan kitab agama lain tentang Muhammad.

Kisah Kashva yang berselang-seling dengan kisah kehidupan Nabi Muhammad itu, memenuhi novel tebal terbitan PT Bentang Pustaka ini. Walau pada akhirnya Tasaro tidak “mengantarkan” pertemuan Kashva dengan Rasulullah, namun setidaknya kita telah “diantarkan” pada fakta bahwa Muhammad adalah memang utusan Allah dan tak ada keraguan atasnya. (max)

Iklan

3 thoughts on “Muhammad, Lelaki Penggenggam Hujan

  1. Ping-balik: Blog ParcelBuku.Com » Blog Archive » Muhammad, Lelaki Penggenggam Hujan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s